Scroll untuk baca artikel
Politik

Kisah Om Noka: Meniti Jembatan Antara Aktivisme dan Politik

Avatar of Mais Nurdin
13
×

Kisah Om Noka: Meniti Jembatan Antara Aktivisme dan Politik

Sebarkan artikel ini
Kisah Om Noka: Meniti Jembatan Antara Aktivisme dan Politik

Perjalanan hidup seseorang sering kali bergerak secara dinamis, melintasi berbagai profesi namun tetap membawa misi sosial yang sama. Hal ini tercermin nyata dalam rekam jejak Om Noka, sosok yang dikenal luas melalui kiprahnya yang berpindah dari dunia aktivisme, merambah ke jurnalisme, hingga akhirnya memutuskan kembali ke panggung politik praktis.

Transisi dari seorang jurnalis yang kritis menjadi praktisi politik kerap memicu perhatian publik. Bagi sebagian kalangan, langkah ini dipandang sebagai perubahan haluan yang signifikan, namun bagi pelaku sejarahnya, ini adalah sebuah kelanjutan logis dari komitmen perjuangan yang telah lama dipelihara.

SCROL UNTUK MEMBACA ARTIKEL
Advertisment

Komitmen Perjuangan Lewat Medium yang Berbeda

Menanggapi perjalanan kariernya yang multi-dimensi ini, Om Noka menegaskan bahwa nilai-nilai dasar yang ia perjuangkan tidak pernah berubah. Perubahan profesi hanyalah urusan metode, sedangkan esensi perjuangan demi kepentingan publik tetap menjadi kompas utamanya.

Filosofi hidup tersebut tercermin kuat dalam salah satu pernyataan ikoniknya mengenai peran pena dan tulisan dalam hidupnya:

“Pena itu tidak pernah saya letakkan. Saya hanya memindahkannya ke medan perjuangan yang berbeda.”

Melalui ungkapan tersebut, Om Noka menggambarkan bagaimana ia melihat profesi jurnalis dan politisi bukan sebagai dua hal yang bertentangan, melainkan sebagai dua instrumen berbeda yang sama-sama dapat digunakan untuk mengawal perubahan sosial serta menyuarakan aspirasi masyarakat.

Dari Aktivisme hingga Kembali ke Dunia Politik

Rekam jejak Om Noka memang sarat dengan pergulatan isu-isu kemasyarakatan. Memulai langkah awal sebagai seorang aktivis politik, ia terlatih untuk peka terhadap ketimpangan sosial dan dinamika kekuasaan. Kepekaan inilah yang kemudian membawanya masuk ke dunia persuratkabaran sebagai jurnalis profesional.

Sebagai jurnalis, ia menggunakan kekuatan tulisan untuk mengawasi jalannya pemerintahan dan memberikan edukasi kepada publik. Kini, dengan memutuskan untuk kembali ke ranah politik, langkah tersebut menandai babak baru bagi Om Noka untuk mengeksekusi langsung gagasan-gagasan perubahan yang sebelumnya ia formulasikan lewat lembar-lembar berita.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *