Scroll untuk baca artikel
Olahraga

Lewandowski 37, Mesin Gol Barcelona Tak Terhentikan!

Avatar of Mais Nurdin
10
×

Lewandowski 37, Mesin Gol Barcelona Tak Terhentikan!

Sebarkan artikel ini
Lewandowski 37 Mesin Gol Barcelona Tak Terhentikan

Lewandowski Buktikan Usia Hanya Angka di Barcelona

Di usianya yang menginjak 37 tahun, Robert Lewandowski terus membuktikan bahwa usia bukanlah halangan untuk menjadi penentu nasib Barcelona. Sang striker kelas dunia ini, meski kontraknya memasuki fase akhir dan perannya semakin fleksibel di bawah arahan pelatih Hansi Flick, tetap menjadi sosok krusial dalam cerita besar tim Catalan. Naluri mencetak gol yang konsisten bahkan membuat manajemen Barcelona menghadapi dilema di tengah upaya regenerasi skuad.

Gol yang dicetak Lewandowski dalam final Piala Super Spanyol melawan Real Madrid menjadi ilustrasi terkini akan efektivitasnya. Melalui pergerakan cerdas di antara bek tengah lawan, timing lari yang presisi, dan penyelesaian dingin usai menerima umpan dari Pedri, ia sukses menaklukkan kiper Thibaut Courtois tanpa memberi ampun.

Panggung Pribadi di Piala Super Spanyol

Mengutip laporan dari SB Nation, gol tersebut menambah koleksi Lewandowski menjadi empat gol dalam final Piala Super sejak bergabung dengan Barcelona pada tahun 2022. Catatan ini secara tegas menegaskan bahwa Piala Super Spanyol telah menjelma menjadi panggung personal bagi penyerang asal Polandia ini.

Sejauh ini, Lewandowski telah memberikan kontribusi signifikan bagi Barcelona dengan mempersembahkan tiga trofi Piala Super Spanyol, dua gelar La Liga, dan satu Copa del Rey. Total 111 gol telah ia bukukan bersama Blaugrana, hanya terpaut sepuluh gol dari daftar sepuluh besar pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah klub.

Pengelolaan Menit Bermain dan Stabilitas Performa

Perubahan paling kentara akibat faktor usia terlihat dari pengelolaan menit bermain yang kini menjadi lebih ketat. Hansi Flick tidak ragu untuk menyimpan Lewandowski di bangku cadangan, menjadikannya bagian dari strategi rotasi dan rencana jangka panjang tim.

Musim ini, Lewandowski tercatat tiga kali tidak diturunkan sama sekali dan sembilan kali masuk sebagai pemain pengganti. Keputusan ini diambil sebagai bentuk kehati-hatian pasca cedera otot yang dialaminya, serta performa stabil Ferran Torres di posisi penyerang tengah.

Namun, statistik Lewandowski bersama Barcelona justru mematahkan narasi penurunan performa. Ia berhasil mencetak sepuluh gol dari sedikit di atas 1.000 menit bermain, dengan rata-rata satu gol setiap 100 menit. Musim lalu bahkan menunjukkan performa yang lebih impresif dengan 42 gol dan rasio satu gol setiap 93,5 menit.

Dampak sebagai Pemain Pengganti

Peran sebagai supersub tidak mengurangi dampaknya dalam pertandingan-pertandingan penting. Ia sempat absen total di semifinal Piala Super, namun kembali dipercaya sebagai starter di laga final dan langsung mencetak gol. Lewandowski juga menjadi pembeda ketika masuk dari bangku cadangan pada derby liga melawan Espanyol, menentukan kemenangan di menit-menit akhir.

Menurut laporan Marca, Lewandowski menerima pengurangan menit bermain tanpa menimbulkan konflik internal. Sikap profesionalnya terlihat dari rasa hormat penuh terhadap keputusan Hansi Flick.

Setelah mengangkat trofi Piala Super, ia menegaskan filosofi kolektif dengan pernyataannya, “Kami memenangkan Piala Super sebagai sebuah tim.” Pendekatan ini dinilai memberikan pengaruh positif di ruang ganti Barcelona.

Hansi Flick bahkan memberikan pujian terbuka terhadap sikap sang striker. Pelatih asal Jerman itu menyatakan, “Saya belum pernah memiliki pemain yang begitu profesional seperti dia.” Lewandowski juga aktif dalam sesi latihan dan membangun relasi yang erat dengan para pemain muda. Kedekatannya dengan Pedri, Ferran Torres, hingga perannya dalam menyambut talenta baru seperti Bardghji mencerminkan kedewasaannya dalam memahami fase kariernya.

Masa Depan Masih Menjadi Tanda Tanya

Meskipun demikian, masa depan Lewandowski bersama Barcelona masih diselimuti tanda tanya besar. Kontraknya akan berakhir pada 30 Juni mendatang, dan nilai gajinya termasuk yang tertinggi di dalam skuad.

Menurut AS, klub-klub dari Arab Saudi menjadi opsi paling serius bagi Lewandowski, berkat kekuatan finansial dan ambisi olahraga mereka. Beberapa tim dari MLS, termasuk Chicago Fire, juga dikabarkan telah melakukan pendekatan dengan tawaran kontrak yang jauh lebih rendah.

Lewandowski sendiri menegaskan bahwa ia belum mengambil keputusan apa pun terkait masa depannya. Ia menyebutkan komunikasi dengan Hansi Flick sebagai faktor penting sebelum menentukan langkah selanjutnya. “Masa depan masih terbuka,” ujar Lewandowski menegaskan posisinya.

Meskipun mungkin bermain lebih singkat, Lewandowski membuktikan bahwa ia mencetak gol lebih cepat. Menjelang fase krusial musim ini, gol-golnya berpotensi kembali menjadi fondasi utama Barcelona dalam perburuan gelar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *