Arema FC Keok di Kandang: Gagal Konversi Peluang, Evaluasi untuk Laga Berikutnya
Arema FC harus menelan pil pahit kekalahan di kandang sendiri, Stadion Kanjuruhan, Malang. Tim berjuluk Singo Edan ini takluk 0-1 dari Persita Tangerang dalam laga yang berlangsung sengit. Kekalahan ini memperpanjang catatan kurang memuaskan Arema FC di hadapan pendukungnya sendiri, sekaligus menjadi pekerjaan rumah bagi pelatih Marcos Santos.
Kekalahan ini tentu menjadi pukulan telak bagi Arema FC. Mereka gagal memanfaatkan sejumlah peluang emas dan bahkan tak mampu memaksimalkan keunggulan jumlah pemain setelah Persita harus bermain dengan 10 orang. Pertandingan ini menjadi pelajaran berharga bagi Arema FC untuk segera berbenah diri dan memperbaiki performa tim.
Analisis Kekalahan Arema FC
Gagal Konversi Peluang
Marcos Santos, pelatih Arema FC, mengakui bahwa kegagalan timnya dalam mengonversi peluang menjadi gol menjadi penyebab utama kekalahan. Timnya memiliki 19 peluang emas, namun tak satupun berbuah gol.
“Semua tahu pertandingan ini berjalan dengan bagus sejak menit awal sampai terakhir, terus kami memiliki 19 peluang tapi tidak terjadi gol. Tentu saya sedih dengan hasil ini,” ujar Marcos dalam konferensi pers usai pertandingan.
Kartu Merah Tak Membawa Keuntungan
Arema FC sebenarnya mendapatkan angin segar ketika pemain Persita, Andrean Rindorindo, mendapat kartu merah pada menit ke-69. Keunggulan jumlah pemain seharusnya bisa dimanfaatkan untuk menggempur pertahanan Persita. Namun, kenyataannya, justru Persita yang berhasil mencetak gol kemenangan.
Gol Penentu di Akhir Laga
Gol penentu kemenangan Persita dicetak oleh Aleksa Andrejic pada menit 90+1. Gol ini semakin memperburuk suasana di kubu Arema FC dan membuat mereka harus mengakui keunggulan tim tamu.
Evaluasi dan Tekad Arema FC
Catatan Negatif di Kandang
Kekalahan ini memperpanjang catatan negatif Arema FC di Stadion Kanjuruhan. Dari enam laga kandang terakhir, mereka telah mengalami lima kekalahan. Hal ini tentu menjadi perhatian serius bagi tim.
Fokus ke Laga Berikutnya
Marcos Santos menegaskan bahwa timnya akan melakukan evaluasi dan memaksimalkan kemampuan pemain untuk menghadapi laga berikutnya melawan Bali United. Mereka bertekad untuk meraih poin penuh di pertandingan tersebut.
“Saya akan memaksimalkan (kemampuan) pemain karena kami berkeinginan mencari poin (di pertandingan selanjutnya melawan Bali United),” ucap Marcos.
Permohonan Maaf dan Komitmen Pemain
Teuku Razzaa Fachrezi, pemain Arema FC, menyampaikan permohonan maaf kepada Aremania dan Aremanita atas hasil yang mengecewakan ini. Ia menegaskan bahwa seluruh pemain telah berupaya maksimal untuk memberikan yang terbaik.
“Kami akan melakukan evaluasi untuk melawan Bali,” kata Razza, yang juga menyatakan kesiapannya untuk tampil maksimal jika kembali dipercaya pelatih.
“Karena hari ini belum bisa mencetak gol untuk membantu tim menang,” tuturnya.
Klasemen Sementara
Kekalahan ini membuat Arema FC tertahan di peringkat ke-11 klasemen sementara Super League dengan koleksi 18 poin. Sementara itu, Persita berhasil naik ke posisi kelima dengan raihan 25 poin.












