Manchester United menutup tahun 2025 dengan rapor yang mencerminkan perjalanan yang penuh gejolak. Performa para pemain menunjukkan kontras yang mencolok, dengan beberapa bersinar terang sementara yang lain kesulitan memenuhi ekspektasi.
Evaluasi dari 12 bulan terakhir mengungkapkan adanya jurang pemisah antara pemain yang tampil gemilang dan mereka yang berjuang keras. Sejumlah nama besar mendapat penilaian rendah, sementara beberapa pemain kunci menunjukkan performa yang sangat baik.
Pemain dengan Performa Terburuk
Beberapa pemain mendapat nilai yang kurang memuaskan, bahkan terendah. Andre Onana menjadi sorotan utama karena beberapa kesalahan fatal yang membuatnya kehilangan tempat utama dan akhirnya dipinjamkan ke Trabzonspor.
Di lini depan, Rasmus Hojlund dinilai gagal memberikan kontribusi yang diharapkan selama berseragam United. Penyerang ini baru menemukan performa terbaiknya setelah dipinjamkan ke Napoli.
![**Rapor Merah Manchester United: Dua Bintang MU Terpuruk, Nilai Jeblok di 2025!** 2 Striker Napoli Rasmus Hojlund [Instagram Rasmus Hojlund]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/10/02/12473-rasmus-hojlund.jpg)
Pilar Penting Kebangkitan Tim
Di sisi lain, ada pemain yang mampu menjadi penyelamat bagi Manchester United. Bruno Fernandes kembali menunjukkan kualitasnya sebagai jantung permainan tim.
Kepemimpinan, kreativitas, dan konsistensi yang ditunjukkannya membuatnya mendapatkan nilai 8/10, sekaligus mengukuhkannya sebagai pemain paling berpengaruh di skuad.
Pemain Berpengaruh Lainnya
Selain Fernandes, beberapa pemain lain juga memberikan kontribusi signifikan. Senne Lammens tampil solid sebagai penjaga gawang utama baru.
Matheus Cunha dan Bryan Mbeumo juga langsung beradaptasi dan memberikan dampak positif di lini serang. Keempat pemain inilah yang menjadi tulang punggung kebangkitan United di paruh kedua tahun 2025.
Lini Belakang dan Tengah: Performa yang Masih Perlu Ditingkatkan
Di sektor pertahanan, beberapa pemain menunjukkan performa yang cukup baik. Matthijs de Ligt dan Harry Maguire mendapat nilai yang cukup memuaskan berkat konsistensi dan peran penting mereka dalam momen-momen krusial.
Namun, lini tengah masih menjadi pekerjaan rumah bagi tim. Manuel Ugarte dan beberapa pemain lain dinilai belum mampu memberikan pengaruh signifikan.
Hal ini membuat pelatih masih harus terus berupaya meracik komposisi ideal di lini tengah.
Kesimpulan Singkat
- Manchester United mengakhiri tahun 2025 dengan performa pemain yang beragam.
- Beberapa pemain mendapat nilai buruk, termasuk Onana dan Hojlund, sementara beberapa lainnya bersinar.
- Bruno Fernandes dan tiga pemain lainnya menjadi kunci kebangkitan tim di paruh kedua tahun 2025.












