Tim nasional Argentina kini tengah menghadapi gelombang protes besar setelah berhasil memastikan diri lolos ke babak final Piala Dunia 2026. Langkah sukses tim tersebut justru diwarnai oleh penolakan masif dari publik lewat sebuah gerakan daring yang berkembang cepat.
Sebuah petisi online yang menuntut agar timnas Argentina didiskualifikasi dari turnamen sepak bola bergengsi tersebut kini telah ditandatangani oleh sedikitnya 12 juta orang. Kampanye digital ini terus bergulir dan memicu perhatian luas di tengah persiapan laga final.
Tuntutan Diskualifikasi dari Piala Dunia 2026
Keberhasilan Argentina menembus babak final Piala Dunia 2026 tidak berjalan mulus tanpa hambatan di luar lapangan. Gelombang protes yang menerpa skuad tersebut kini mengerucut pada aksi nyata publik melalui pengumpulan tanda tangan di platform digital secara masif.
Melalui petisi daring yang disebarluaskan, para penandatangan secara tegas menyerukan agar timnas Argentina segera didepak dari turnamen. Dukungan yang mencapai angka 12 juta tanda tangan tersebut menunjukkan skala protes yang sangat masif dan tidak biasa dalam sejarah kompetisi Piala Dunia.
Gelombang Protes Terus Berlanjut
Hingga saat ini, belum ada keputusan atau tindakan formal yang diumumkan terkait tuntutan diskualifikasi ini. Kendati demikian, tekanan publik melalui petisi dari 12 juta orang tersebut tetap menjadi sorotan utama yang membayangi persiapan partai final Piala Dunia 2026.












