Daerah komedian Parto Patrio menjadi salah satu lokasi banjir di Bekasi yang terjadi pada 4 Maret . Parto dan keluarga tinggal di daerah Kemang Pratama, Bekasi.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Namun, Parto bisa bernapas lega karena banjir kali ini tidak sampai masuk ke dalam rumahnya. Banjir yang terjadi pada tahun ini hanya menggenangi area sekitar rumahnya.

“Alhamdulillah cuma ada garasi, ada teras di depan, itu cuma. Jadi nggak sampai ke dalam garasi,” cerita Parto di Studio Brownis Trans TV, Jalan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, Kamis (13/3/).

Pemilik nama Eddy Soepono itu mengatakan saat itu memang hujan sangat deras. yang dia tempati itu, tidak pernah diubah meski pernah mengalami kebanjiran parah pada 2020.

Walaupun banjir tahun ini tidak separah pada 2020, Parto mengatakan wilayah lain di sekitar tempat tinggalnya mengalami kondisi yang parah.

“Untuk yang lainnya (meski berada di satu wilayah) mungkin separah tahun sebelumnya. Cuma buat kita tahun ini nggak karena tahun 2020 itu sampai ke dalam . Ada yang tahun 2020 itu nggak masuk rumah, dia dalam satu lingkungan, tapi ini (banjir dan air) masuk rumah dia, sedangkan rumah kita nggak (kemasukan air banjir),” jelas pria kelahiran 17 April 1961 itu.

Pada banjir 2020, Parto kehilangan enam mobilnya yang rusak karena banjir. Mobil-mobil itu terendam banjir di dalam garasi rumahnya.

Parto mengatakan jembatan yang menjadi akses ke perumahannya rusak. Kerusakan terjadi pada jalan di jembatan tersebut.

“Jadi jembatannya tempat masuk kita. Jalanannya sih, jembatannya nggak hancur,” Parto.

Walaupun kembali mengalami kebanjiran, Parto tak berpikir untuk pindah rumah.

“Nggak ada, saya pikirannya belum (sampai mau pindah rumah). Belum ada saya,” pungkasnya.